Senin, 21 Maret 2011

Mencari LUAS


Mencari luas Kubus
import java.util.Scanner;
public class Kubus{
    public static void main(String[] args)  {
        Scanner Input = new Scanner(System.in);
        System.out.print("masukan sisinya = ");
        int S =Input.nextInt();
        int Luas = S * S ;
        System.out.print("Luasnya :" +Luas);
    }

}

 
 













Mencari luas Lingkaran
import java.util.Scanner;
        class Lingkaran {
   public static void main(String [] args){
    Scanner Input = new Scanner(System.in);
        System.out.print("masukan jari jarinya = ");
         double pi = 3.14;
       double jari = Input.nextInt();
       double Luas = pi*(jari*jari) ;
        System.out.print("Luasnya :" +Luas);
    }
}

 
 









Mencari luas segitiga
import java.util.Scanner;
        class Segitiga {
   public static void main(String [] args){
    Scanner Input = new Scanner(System.in);
        System.out.print("masukan alasnya = ");
       double alas = Input.nextInt();
        System.out.print("masukan tingginya = ");
       double tinggi = Input.nextInt();
       double Luas = (double) ((alas*tinggi)/2) ;
        System.out.print("Luasnya :" +Luas);
    }
}

 
 















Selasa, 15 Maret 2011

pengetahuan Java pada class, objek, modifier

Pada kali ini saya akan membahas tentang class, objek, metod, modifier public,static, private, void

class, objek dan metod

Class  adalah suatu frame yang merupakan  definisi yang memuat data dan metod pengolah data
Objek adalah bentuk konkrit dari class yang dengannya data dan metod dapat direalisasikan


classnya


Metod
Contoh metod : bark(), sleep()
                                definisi metod :
                                [public/static] return_value nama_metod(parameter){ … }
                                { isi metod}


Membuat objek pada dasarnya sama dengan mendefinisikan data dan mengisi nilai datanya.

Contoh

Mendefinisikan data  : String nama;
Mendefinisikan data sekaligus mengisi data : String nama=“Itemm”;
Mendefinisikan objek : (nama objek adalah myCat, merupakan objek dari class Cat) :Cat myCat;
Mendefinisikan objek sekalligus menginisialisasi nilai objek :  Cat myCat = new Cat(“Itemm”,5 );
 
 
 
 
Memanggil metode dari objek

Berikut ini class yang memuat program utama dan memanggil metod bark() dan seyHello().
Rumus memanggil metod adalah :
nama_class.nama_metod()
 
Setelah selesai edit disimpan dalam file :CatRun.java
Saat dikompilasi dengan :
*javac CatRun.java
Akan terbentuk dua file class, yiatu :CatRun.class dan Cat.class
Saat dieksekusi dengan :
*java DogRun, 

Maka outputnya akan seperti di bawah ini
 
 
Modifier public, static, void, private

l  Modifier public :berarti metod tersebut dipanggil bisa untuk semua class
Contonya :
 
 
 
Pada definisi class, merupakan class yang memuat metod main(), dan nama file disimpan dengan nama class public
  Pada definisi metod, bermakna bahwa metod tersebut dapat diakses dari luar class yang bersangkutan
  Pada daefinisi data, bermakna data tersebut dapat diakses dari luar class
  Modifier void pada metod: berarti Metod tersebut tidak ada return valuenya atau bisa juga disebut type data yang tidak mempunyai nilai balik
Contohnya :
 
Modifier static pada metod : berarti metod tersebut dapat dipanggil hanya dari dalam class yang sama
Contoh :
 
 
Modifier private pada data : berarti  data hanya dapat diakses dari class yang sama
Contohnya :

 
Modifier protected pada metod : dapat diakses dari class turunannya 

Constructor

Construktor adalah jenis metod yang akan otomatis dipanggil jika suatu objek dibuat
Construktor didefinisikan secara public dan namanya sama dengan nama classnya
Construktor dapat didefinisikan lebih dari satu definisi
Contoh : untuk Cat ditambah definisi construktor tanpa parameter, menjadi :
            public Cat( ) { }
            public Cat(String nm, int um){nama=nm; umur=um;}


Encapsulation
Encaptulation: konsep dalam OOP yang bertujuan membungkus (mang-kapsul) data dan metode dalam suatu class sehingga data dan metode yang tersembunyi dalam class tidak dapat diases dari luar class.
Encaptulation direalisir dengan modifier : private
Data yang dapat diases dari luar diberi modifier dengan public

Contoh :
class NilaiUjian
 { public int N_raport=0;
   private int N_uan=0;
  public void Cetak1(){System.out.println("N_raport="+N_raport);}
   public void setN_Uan(int n){N_uan=n;}
   public void Cetak2()  {System.out.println("N_uan="+N_uan);}
 }



 
 

Mencari luas lingkaran

Dengan jari jari sembarang





 Outputnya adalah




berikut dengan jari jari 11.78
 Outputnya adalah

Senin, 14 Maret 2011

membuat syntak lingkaran dan tentang modifier class, public,

Membuat Lingkaran dengan jari jari sembarang


      outputnya 





membuaaat lingkaran dengan jari jari  
Outputnya :






laluu kita membuat program sebagai berikut



Kamis, 10 Maret 2011

MEMULAI NET BENS



percabangan

f-else
Bentuk umumnya :

if (boolean-expression) statement1; [else statement2;]

Klausa else boleh ditulis dan boleh juga tidak ditulis. Setiap statement berupa kumpulan pernyataan yang dibatasi dengan kurung kurawal.

            Dibawah ini contoh pemakaiannya :
            int dataTersedia;
            //...
            if (dataTersedia > 0){
 ProsesData();
              dataTersedia -= n;
            } else {
             TungguDataBerikut();
Contoh coding
Outputnya
=======================
NAMA : dhiyay
POINT : 80
dapat mendali PERAK
=======================


Break
Proses break memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu. Untuk dapat ditunjuk, sebuah blok diberi nama, dan java memiliki bentuk label untuk menanyakan nama suatu blok.
           Berikut contoh penggunaannya :

           class Break {
           public static void main(String args[]){
              boolean t=true;
            a: {
            b:   {
            c:     {
                  System.out.println(“Sebelum break”);
                  if (t)
                   break b;
                  System.out.println(“Pernyataan ini tidak akan dieksekusi”);
                   }
                  System.out.println(“Ini juga tidak akan pernah di eksekusi”);
                 }
                }
             }

Catatan, break juga dapat digunakan tanpa label untuk keluar dari suatu loop (pengulangan).

  •  Switch-case

          Bentuk umumnya :

          switch (expression){
                case value1:
                    statement1;
                    break;
                case value2:
                   statement2;
                   break;
                case valueN:
                   statementN;
                   break;
                   default:
                 statement default;
           }


Nilai expression dibandingkan dengan setiap nilai pada pernyataan case (value). Jika ada yang cocok, maka urutan statement yang ada dibelakang pernyataan case akan dieksekusi. Jika tidak menuliskan break, maka eksekusi akan dilanjutkan ke case selanjutnya

Contoh coding

Outputnya
====================
NAMA : Wahyu
POINT : 90
dapat mendali EMAS
===================


Return
          Return menyebabkan eksekusi menyambang kembali ke pemanggil metode

          Contoh penggunaan return berikut menyebakan eksekusi kembali ke pemanggilnya
 
class ReturnDemo {
            public static void main(String args[]){
                        boolean t=true;
                        System.out.println(“Sebelum return”);
                        If (t)
                          return;
                        System.out.println(“Pernyataan tidak akan di eksekusi”);
            }
}

PERCABANGAN

Pencabangan

• if-else
Bentuk umumnya :

if (boolean-expression) statement1; [else statement2;]

Klausa else boleh ditulis dan boleh juga tidak ditulis. Setiap statement berupa kumpulan pernyataan yang dibatasi dengan kurung kurawal.

Dibawah ini contoh pemakaiannya :
int dataTersedia;
//...
if (dataTersedia > 0){
ProsesData();
dataTersedia -= n;
} else {
TungguDataBerikut();

Contoh coding
class Dhika
public static void main(String[] args) {
         int point;
         point=80;
            System.out.println("===================");
            System.out.println("Nama  : dhiyay");
            System.out.println("Point :"+ point);
            if(point >= 90)
                System.out.println(" Ket : dapat medali EMAS");
            else if  (point >= 80)
                System.out.println("Ket : dapat medali PERAK");
            else if (point >= 70)
                System.out.println("Ket : dapat medali PERUNGGU");
            else
                System.out.println("Ket : tidak dapat medali");
                System.out.println("===========================");
    }}





Outputnya
========================
Nama : Dhiyay
Point :80
Ket : Dapat medali perak
========================

• Break
Proses break memerintahkan runtime untuk menjalankan program di belakang blok tertentu. Untuk dapat ditunjuk, sebuah blok diberi nama, dan java memiliki bentuk label untuk menanyakan nama suatu blok.
Berikut contoh penggunaannya :

class Break {
public static void main(String args[]){
boolean t=true;
a: {
b: {
c: {
System.out.println(“Sebelum break”);
if (t)
break b;
System.out.println(“Pernyataan ini tidak akan dieksekusi”);
}
System.out.println(“Ini juga tidak akan pernah di eksekusi”);
}
}
}

Catatan, break juga dapat digunakan tanpa label untuk keluar dari suatu loop (pengulangan).

• Switch-case

Bentuk umumnya :

switch (expression){
case value1:
statement1;
break;
case value2:
statement2;
break;
case valueN:
statementN;
break;
default:
statement default;
}


Nilai expression dibandingkan dengan setiap nilai pada pernyataan case (value). Jika ada yang cocok, maka urutan statement yang ada dibelakang pernyataan case akan dieksekusi. Jika tidak menuliskan break, maka eksekusi akan dilanjutkan ke case selanjutnya

Contoh coding
class Dhika
public static void main(String[] args) {
         int point;
         point=90;
            System.out.println("===================");
            System.out.println("Nama  : Wahyu");
            System.out.println("Point :"+ point);
            if(point >= 90)
                System.out.println(" Ket : dapat medali EMAS");
            else if  (point >= 80)
                System.out.println("Ket : dapat medali PERAK");
            else if (point >= 70)
                System.out.println("Ket : dapat medali PERUNGGU");
            else
                System.out.println("Ket : tidak dapat medali");
                System.out.println("===========================");
    }}




Outputnya

========================
Nama : Wahyu
Point :90
Ket : Dapat medali emas
========================


• Return
Return menyebabkan eksekusi menyambang kembali ke pemanggil metode

Contoh penggunaan return berikut menyebakan eksekusi kembali ke pemanggilnya
class ReturnDemo {
            public static void main(String args[]){
                        boolean t=true;
                        System.out.println(“Sebelum return”);
                        If (t)
                          return;
                        System.out.println(“Pernyataan tidak akan di eksekusi”);
            }
}

chatme


ShoutMix chat widget